Agar bayi lahir normal dan sempurna

Bagaimana Agar Bayi Lahir Normal dan Sempurna

Ketika masa kehamilan, sebaiknya wanita tidak menyantap makanan secara sembarangan. Terdapat beberapa jenis makanan yang seharusnya dikonsumsi secara rutin dengan jumlah yang lebih banyak agar janin di dalam kandungan menjadi sehat dan agar bayi lahir normal dan sempurna. Selain itu ada pula beberapa makanan yang seharusnya dihindari dan tidak boleh dikonsumsi sebab dapat membahayakan keselamatan janin dan mempengaruhi tumbuh kembang janin. Beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan antara lain :
  1. Mie instant dan aneka makanan maupun minuman kemasan, berbahan pengawet atau pemanis buatan.
  2. Kopi lebih dari 1 gelas sehari. Zat kafein berlebihan tidak baik bagi wanita hamil dan janin dalam kandungannya.
  3. Makanan mentah karena rentan bakteri diantaranya daging mentah, ikan mentah, sayuran mentah, saus salad berbahan telur mentah dan adonan kue.
  4. Makanan cepat saji sebab kebanyakan makanan cepat saji tinggi sodium, nitrit, dan juga lemak. Selain itu rendah nutria dan minim serat.
  5. Sushi, terdapat jenis sushi yang menggunakan bahan mentah. Selain itu bahan seafood yang kurang berkualitas beresiko mengandung merkuri kadar tinggi. US Department of Agriculture merilis batas maksimal mengkonsumsi ikan bermerkuri sekitar 0,3 kg per minggu.
  6. Telur setengah matang memiiiki kemungkinan terdapat bakteri Salmonela.
  7. Apabila si ibu memiliki riwayat penyakit tertentu hindari makanan yang mempengaruhi penyakitnya. Misalkan riwayat penyakit diabetes, maka hindari makanan manis berlebihan dan makanan berkalori tinggi.
  Selain itu, terdapat beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh wanita selama masa kehamilan agar bayi lahir normal dan sempurna.
agar-bayi-lahir-normal-dan-sempurna
agar-bayi-lahir-normal-dan-sempurna
Berikut ini adalah hal-hal yang seharusnya dilakukan selama masa kehamilan, seperti yang dikutip dari Health Me Up, Selasa (20/1/2015) antara lain:

1. Perbanyak Asam folat

Asam folat bisa mencegah kerusakan otak dan juga sumsum tulang belakang. Asam folat mampu menurunkan risiko kelahiran dalam keadaan cacat misalkan bibir sumbing, kelainan pada jantung maupun kelainan organ tubuh lainnya. Bahkan asam folat juga dapat mengurangi risiko pre-eklampsia. Sumber makanan yang kaya Asam Folat diantaranya adalah bayam, asparagus, kubis, brokoli, buah bit, beragam kacang-kacangan, tomat, alpukat, melon, stroberi, pisang dan gandum serta kuning telur yang mengandung 146 mcg Asam Folat dalam per100 gram . Bagi ibu hamil usahakan mengkonsumsi paling sedikit 400 mcg asam folat setiap hari.

2. Menghentikan kebiasaan merokok

Zat-zat berbahaya di dalam rokok dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan menyebabkan kelainan pada bayi bahkan dapat mengakitkan kematian janin dalam kandungan. Resiko berbahaya tidak hanya terjadi pada perokok aktif namun perokok pasif pun memiliki kemungkinan resiko yang serupa.  

3. Menghindari minuman beralkohol

Zat alkohol yang mengalir di dalam darah ibu hamil akan diteruskan pada janin dalam kandungan melalui tali pusar, maka dari itu ibu hamil dilarang minum minuman beralkohol, apapun jenisnya.

4. Mencegah terjadinya infeksi

Ada  beberapa infeksi yang dapat terjadi selama masa kehamilan, misalkan infeksi saluran kemih atau infeksi lainnya. Infeksi tersebut dapat membahayakan janin dan memberikan resiko bayi lahir dalam keadaan cacat. Cegalah infeksi dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun secara teratur, bersihkan bahan-bahan makanan dengan benar sebelum memasak dan masaklah daging sampai matang sempurna. Selain itu jaga kebersihan tubuh secara menyeluruh terlebih lagi organ vital

5. Berkonsultasi dengan dokter secara teratur

Wanita yang sedang dalam masa kehamilan sangat penting untuk berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan setidaknya tiga bulan sekali. Dengan demikian kondisi janin di dalam kandungan lebih terpantau. Selain itu, agar kondisi janin selalu dalam keadaan yang sehat, bila terjadi sesuatu pun dapat diketahui lebih dini, sehingga langkah pencegahan terhadap kemungkinan buruk dapat dilakukan. Pada usia masa kehamilan yang semakin tua, umumnya ketegangan emosional sang ibu semakin tinggi. Dalam hasil penelitian di Amerika ditemukan bahwa wanita hamil dengan susunan saraf otonom yang labil, biasanya mempunyai fetus paling aktif. Kondisi seperti ini akan menyebabkan ibu hamil mengalami ketegangan emosi, reaktif, dan mudah tersinggung. Akibat dari keguncangan emosi ini, biasanya anak akan lahir dengan berat badan yang kurang dibanding dengan panjang tubuhnya. Pada perkembangan berikutnya, anak kemungkinan akan mengalami gangguan sulit makan. Akibat lain, bila keguncangan psikis ibu hamil terjadi pada bulan-bulan awal kehamilan. Beberapa anak akan terlahir dengan gangguan mental atau keadaan mental yang kurang    normal. Gangguan tersebut biasa disebut dengan down syndrome. Maka dari itu rutin berkonsltasi ke dokter adalah hal yang dianjurkan agar bayi lahir normal dan sempurna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *